Terima kasih telah menyempatkan waktu berkunjung ke www.hasanfendi.blogspot.com, kritik dan saran kalian sangat membantu perkembangan blog sedrhana ini. Contact : HP >> 085311908325[AS] BBM >>

Saturday, December 19, 2015

Kehadiran Buah Hati dan progres Trading diakhir 2015

Lama sekali tidak posting diblog ini,.kangen banget nulis diblog ini.

Kali ini saya mau bahas tentang kehadiran buah hati yang membuat kerinduan selama 2 tahun terakhir terobati. Juga membahas bagaiana progres perjuangan karir saya didunia trading.

Pertama, saya ceritra tentang Buah hati ya, Alhamdulillah 29 September lalu jam 02.50 WIB lahir dengan normal diruang bersalin Bidan Hanik Bangsri. Kami tidak menyangka kehadiran dek Hasyifah Asywaq Hasan (panggian Aswa) lebih cepat dari HPL (hari perkiraan lahir yang jatuh pada tanggal 21 Oktober 2015. Sore saya dan ibu mertua yang tau istri sudah mules-mules menganggap itu wajar, sampe jam 10 malam istri mulai merasakan tekanan lebih kencang sebagai tanda dek Asywa ingin keluar menemui kami.
Berikutnya, saat tertidur lelap, istri membangunkan saya, untuk memberitahu mama bahwa tekanan janin semakn kuat, dan ketuban keluar terus. Kami sekeluarga memutuskan meluncur ke bidan Hanik dianter bapak mertua dan mama mertua dengan mobil. Sesampainya di bidan istri melanjutkan ngedennya, karena bidan bilang baru pembukaan satu maka mertua saya pulang dulu, dan saya nungguin istri. Sekitar 50  jam kemudian tepatnya jam 2.50 WIB setelah sy ambil bengkong, dan mama bapak balik dari rumah, dek Asywa berhasil keluar dengan selamat, Alhamdulillah atas karunia-Mu Ya Rabb.

Beberapa saat saya azani dek Asywa, lalu ngobrol2 dengan orang jenggotan yang juga istrinya melahirkan belum beberapa lama sebelum istriku.

Siang setelah dibancakki (diselameti) oleh mertuaku, kami dijemput keluarga dari ibu saya. untuk diboyong ke Blingoh (Desa saya). Bersambung...

Thursday, August 13, 2015

Alhamdulillah Bisa merasakan Aura Gathering Terbesar Tahun 2015

8 Agustus lalu menjadi hari bersejarah bagi saya dan teman-teman penumpang bis Selamet yang menuju hotel Pullman Central Park Jakarta Barat. Suatu kebanggaan bisa terlibat dalam acara super megah di Gathering tersebut. 

Selain menghadirkan Janne Mata, juga menghadirkan MC handal Glorry Oyong, lalu Vierratale Band, dan tentunya SPG-SPG dimana-mana. sayangnya gak dapat kesempatan foto-foto dengan SPG.

Berangkat dari Kelet jam setengah 4, Jumat Sore tanggal 7 Agustus, lalu mampir di Gringsing Kendal, kemudian mandi dan subuhan di Masjid Istiqlal. Setelah meninggalkan Istiqlal, Sempat nyasar-nyasar mencari jalan menuju Hotel Pullman, bahkan sopir dan kernet juga sempat emosi. Akhirnya saya dengan terpaksa meminta tolong tukang ojek untuk mengawal Bis kita menuju Hotel Pulman, sesampainya dilokasi, tukang ojek saya kasih uang 50rb untuk ongkos :)



Dan setelah registrasi dan menunggu 30 menitan, acaranyapun dimulai, seperti mimpi bereada diacara sebesar itu, dihotel megah seperti itu. bahkan sempat saya kalkulasi, untuk rombongan kami dari Jepara perorangnya dihitung-hitung jika banyar bisa mencapai 1 juta rupiah, waw, dahsyat, dan semua itu free semua. Terima kasih HotForex, terima kasih KHTI. Semoga ada banyak acara serupa ditahun-tahun mendatang. amin.




#SALAMSUGIH

Sunday, June 28, 2015

Progress Trading 28 Juni 2015

Rasanya lama tidak memposting update terbaru. Kali ini saya ingin memposting perkembangan trading saya yang masih dalam masa pertumbuhan. 

Alhamdulillah Dari semua porto folio, 2 portofolio terakhir dapat bertahan hingga lebih dari 3 bulan bertrading, ini tidak lain karena disiplin sudah mulai bisa mengakar dalam diri ini, Syukur alhamdulillah.

Acunt Menuju Freedom Financial ini berjalan semenjak akhir Mei lalu, dan mulai melakukan banyak trading di pertengahan Juni, sampai hari ini berarti sudah 1,5 bulan jalan, alhamdulillah hampir 60% profit. Sangat bersyukur karena dimana diacunt2 dulu, hanya bertahan 1-2 bulan, dan beberapa bulan ini memiliki akun yang bertahan hingga lebih dari 3 bulan, Kuncinya tetap sama dengan yang disampaikan para senior selama ini ya itu SABAR, dan DISIPLIN.

Monday, January 12, 2015

Ini Perbedaan Kelas Menengah dan Orang Kaya

Menurut majalah Forbes, sekitar 400 orang kaya Amerika Serikat (AS) memiliki total kekayaan lebih dari 150 juta masyarakat warga Amerika Serikat. 


Lalu bagaimana dengan masyarakat yang di antaranya? Golongan masyarakat kelas menengah. Kelas menengah ini tidak miskin, dan belum juga kaya.

Namun berdasarkan data terungkap kalau jumlah kelas menengah menyusut. Itu berarti seseorang dapat cenderung masuk kelas menengah di masa depan.

Sedangkan bila Anda ingin menjadi kaya, Anda harus mulai berpikir seperti orang kaya. Berikut adalah 10 perbedaan antara kelas menengah dan orang kaya untuk dapat dipelajari, seperti dikutip dari laman Lifehack, Minggu (11/1/2015).

1. Biasa golongan kelas menengah hidup nyaman, sedangkan orang kaya tidak merasa nyaman.
Dengan sebuah kenyamanan dapat menjadi ketidaknyaman. Hal itu mungkin berat, tetapi itu harga untuk dibayar dalam meraih sebuah mimpi. Contoh ketika seseorang telah bekerja di zona nyaman, maka itu bagi kelas menengah jadi hal menyenangkan.

Akan tetapi orang kaya sadar untuk meletakkan dirinya di tempat tidak nyaman karena ada hal luar biasa di luar sana. Misal dengan membuka bisnis sendiri memang penuh risiko, dan risiko dapat tidak menjadi nyaman.

Meski demikian, risiko kecil siapa tahu dapat menciptakan kekayaan dan meraih hasil baik.

2. Kehidupan golongan kelas menengah cenderung seperti kalangan atas, sedangkan orang kaya berada di bawah.
Orang kaya tidak menghabiskan uangnya begitu saja. Mereka menghargai uang dengan meningkatkan aset, dan hidup di bawah kemampuannya.
Biasanya, orang kaya dapat memakai mobil lebih sederhana dan lama, serta tidak membeli mobil baru. Hal itu berdasarkan studi yang tertuang dalam buku The Millionaire Next Door.

3. Kelas menengah meningkatkan karir di korporasi, sedangkan orang kaya punya perusahaan.
Kelas menengah cenderung bekerja untuk orang lain. Mereka punya pekerjaan, dan karir. Sedangkan orang kaya cenderung punya bisnis. Mereka memiliki perusahaan, sedangkan kelas menengah sibuk bekerja untuk meningkatkan karir dan jabatan.
Orang kaya mengerti kalau mereka membutuhkan orang lain untuk bekerja dengan mereka. Orang kaya mengerti kekuatan pendapatan pasif.

4. Golongan kelas menengah berteman dengan siapa saja, dan orang kaya memilih teman dengan bijaksana.
Orang kaya mengerti bila mereka dikelilingi dengan orang sukses, maka kesuksesan akan mengikuti.
Jika Anda ingin memiliki pendapatan lebih, berkumpullah dengan orang yang ingin cari pendapatan lebih. Ini salah satu tentang menyamakan pikiran seperti orang sukses. Jika Anda ingin kaya, maka Anda harus berpikir seperti orang kaya.

5. Golongan kelas menengah bekerja untuk meraih pendapatan, sedangkan orang kaya bekerja untuk belajar.
Golongan kelas menengah begitu mudah dibujuk ketika berganti pekerjaan ketika seseorang menawarkan pendapatan lebih. Namun orang kaya mengerti bekerja bukan hanya soal uang saja, terutama di awal tahun. Ini tentang mengembangkan kemampuan dan kebiasaan agar dapat menjadi sukses. Misal Anda bekerja di bank untuk mengetahui akuntansi, dan bekerja menjadi bagian penjualan untuk mengerti dunia pemasaran dan penjualan.
Jika Anda ingin jadi orang, Anda harus bekerja sambil belajar untuk meningkatkan kemampuan.

6. Golongan kelas menengah memiliki barang, sedangkan orang kaya memiliki uang.
Masyarakat kelas menengah biasa memiliki mobil baru dan rumah mahal. Mereka biasa banyak menghabiskan uang untuk barang mewah, rumah besar, dan mobil.
Di sisi lain, orang kaya mengerti untuk menjadi kaya maka harus memiliki uang lebih dari barang yang diinginkan.

Jika Anda tetap membeli barang, maka uang Anda tetap dengan barang itu. Contoh, Warren Buffet, salah satu miliarder membeli rumah pada 1958, dan dia hanya membayarnya US$ 35.500.
Berhenti membeli barang, dan mulai fokus untuk menyimpan, menabung dan investasi dari penghasilan Anda. Jika Anda shopaholic, mulai beli rumah. Selain itu, mulai tertarik berinvestasi.

7. Golongan kelas menengah biasa fokus untuk menyimpan, sedangkan orang kaya fokus mencari penghasilan.
Menabung penting. Investasi lebih penting, dan mencari penghasilan adalah fondasi keduanya.
Jika Anda mengerti menyimpan dan investasi, tetapi ingin menciptakan hasil lebih dari kedua hal itu maka Anda butuh mencari penghasilan lebih. Jika Anda ingin lebih kaya, maka bekerja untuk menciptakan kemampuan mencari penghasilan.

8. Golongan orang kaya biasanya lebih menggunakan logika sedangkan masyarakat kelas menengah emosi.
Steve Siebol mewawancarai lebih dari 1.200 orang kaya di dunia untuk bukunya How Rich People Think.
Berdasarkan hasil wawancara itu, lebih dari 100 perbedaan bagaimana orang kaya melihat uang dibandingkan kelas menengah.
Salah satu perbedaan yang ditemukan yaitu bagaimana masyarakat kelas menengah melihat uang lewat emosi, sedangkan orang kaya lewat logika. Dengan membuat keputusan keuangan emosional dapat merusak keuangan Anda.

9. Golongan kelas menengah kadang meragukan kemampuannya, sedang orang kaya menciptakan tujuan besar.
Masyarakat kelas menengah menciptakan tujuan. Kadang, namun kapasitas tujuan itu berbeda, dari kelas menengah untuk menjadi kaya.

Orang kelas menengah menciptakan tujuan mudah tercapai. Sedangkan orang menciptakan tujuan yang kelihatan tidak mungkin, dan sulit. Akan tetapi mereka yakin dapat meraihnya. Ini kembali kepada pola pikir.

10. Golongan kelas menengah cenderung kerja keras, di sisi lain orang kaya mampu menyeimbangkan.
Kerja keras penting untuk kita semua. Untuk meraih puncak perlu kerja keras. Akan tetapi masalahnya kerja keras sendirian jarang membuat Anda dapat menjadi kaya. Anda tidak dapat menjadi kaya bila hanya melakukan sendirian.

Wednesday, December 31, 2014

Keluar dari Zona Nyaman

Prof Rhenald Kasali
@Rhenald_Kasali

Mungkin inilah yang tidak banyak dimiliki SDM kita: kemampuan untuk keluar dari zona nyaman. Tanpa keterampilan itu, perusahaan-perusahaan Indonesia akan “stuck in the middle,” birokrasi kita sulit “diajak berdansa” menjelajahi dunia baru yang penuh perubahan, dan kaum muda sulit memimpin pembaharuan.

Tidak hanya itu, orang-orang tua juga kesulitan mendidik anak-anaknya agar tabah menghadapi kesulitan. Dengan memberikan pendidikan formal yang cukup atau kehidupan yang nyaman tak berarti mereka menjadi manusia yang terlatih menghadapi perubahan. Apa artinya bergelar S2 kalau penakut, jaringannya terbatas, “lembek”, cepat menyerah dan gemar menyangkal.

Tetapi maaf, ketidakmampuan keluar dari zona nyaman ini bukanlah monopoli kaum muda. Orang-orang tua yang hidupnya mapan dan merasa sudah pandai pun terperangkap di sana. Seperti apakah gejala-gejalanya?

“Saya Pikir…”

“Saya pikir hidup yang nyaman, terlindungi, tercukupi adalah hidup yang aman”, begitu pemikiran banyak orang.

Kita berpikir, apa-apa yang kita kerjakan dan membuat kita mahir sehari-hari sudah final. Dengan cara seperti itu maka kita akan melakukan hal yang sama berulang-ulang sepanjang hari, melewati jalan atau cara-cara yang sama sepanjang tahun.

Padahal segala sesuatu selalu berubah. Ilmu pengetahuan baru selalu bermunculan dan saling menghancurkan. Teknologi baru berdatangan menuntut ketrampilan baru. Demikian juga peraturan dan undang-undang. Pemimpin dan generasi baru juga mengubah kebiasaan dan cara pandang. Ketika satu elemen berubah, semua kebiasaan, struktur, pola, budaya kerja dan cara pengambilan keputusan ikut berubah. Ilmu, keterampilan dan kebiasaan kita pun menjadi cepat usang.

Jalan-jalan yang nyaman kita lewati juga cepat berubah menjadi amat crowded dan macet, sementara selalu saja ada jalan-jalan baru.

Orang-orang yang terperangkap dalam zona nyaman biasanya takut mencari jalan, tersasar atau tersesat di jalan buntu. Padahal solusinya mudah sekali: putar arah saja, bedakan a dead end dengan detour.

Kalau bisa dikoreksi, mengapa konsep yang bagus dan sudah besar sunk cost-nya harus diberangus dan dikutuk habis-habisan? Bukankah kita bisa mengoreksi bagian-bagian yang salah? Orang-orang yang tak terbiasa keluar-masuk dari zona nyaman punya kecenderungan mengutuk jalan buntu karena ia merasa tersesat di sana. Ilmuwan saja, kalau kurang up to date sering melakukan hal itu, padahal orang biasa yang terlatih keluar dari zona nyaman bisa melihat jalan keluar.

Ada rangkaian sirkuit dalam otak kita yang membentuk jalur tetap, sehingga program diri dikuasa autopilot. Akibatnya, tanpa berpikir pun kita akan sampai di tempat tujuan yang sama dengan yang kemarin kita tempuh. Dan ketika kita keluar dari jalur itu, ada semacam inersia yang menarik kita kembali pada jalur yang sudah kita kenal.

Kata orang bijak, keajaiban jarang terjadi pada mereka yang tak pernah keluar dari "selimut rasa nyamannya." Keajaiban itu hanya ada di luar zona nyaman yang kita sebut sebagai zona berbahaya (a danger zone). Zona berbahaya ini seringkali juga dinamakan sebagai zona kepanikan (panic zone). Tetapi untuk menghindari kepanikan, para penjelajah kehidupan telah menunjukkan adanya zona antara, yaitu zona belajar (learning zone atau challenge zone).

Karena itulah, belajar tak boleh ada tamatnya. Sekolah pada lembaga formal bisa menyesatkan kalau beranggapan selesai begitu gelar dan ijazah didapat. Apalagi bila kemudian memunculkan sikap arogansi "saya sudah tahu" atau "mahatahu" tentang sesuatu hal.

Saya sering membaca tulisan para ilmuwan yang memberikan tekanan pada ijazahnya (yang memberi gelar) saat menggugat sebuah pendapat atau konsep. Tentang hal ini saya hanya bergumam, mereka kurang terbuka, kurang mampu melihat perspektif, tak kurang mau belajar lagi. Learning itu gabungan dari relearn dan unlearn. Orang yang terbelenggu dalam zona nyaman kesulitan untuk belajar lagi dan membuang pandangan-pandangan lamanya. Ia menjadi amat resisten dan keras kepala.

Manusia belajar sepanjang masa melewati ujian demi ujian. Dan itu meletihkan, bahkan kadang menakutkan, melewati proses kesalahan dan kegagalan, menemui jalan buntu dan aneka krisis, kurang tidur.

Kadang kita menemukan guru yang baik dan pandai, tapi kadang bertemu guru yang menjerumuskan dan menyesatkan. Tetapi mereka semua memberikan pembelajaran.

Jadi bagaimana gejala orang yang kesulitan “keluar-masuk” zona nyaman? Saya kira Anda sudah bisa melakukan introspeksi.

Hidup itu memang terdiri dari proses keluar-masuk. Kalau sudah nyaman, ingatlah jalan ini akan crowded dan kelak menjadi kurang nyaman. Jangankan melewati jalan raya, karier kita pun akan menjadi usang kalau tak berubah haluan memperbaharui diri. Perusahaan lebih senang mendapatkan kaum muda yang masih bisa dibentuk ketimbang kita yang lebih tua tapi sudah tak mau belajar lagi, keras kepala pula.

Kalau kita berani melewati jalan tak nyaman, lambat laun kita pun bisa meraih kemahiran. Kalau sudah mahir dan nyaman, jangan lupa cari jalan baru lagi. Seorang climber, kata Paul Stoltz terus mencari tantangan baru. Ia bukanlah a quiter atau a camper.

Siapa yang tak ingin hidup mapan dan nyaman? Kita bekerja keras untuk meraih kenyamanan dan ketenangan hidup, tetapi para ahli mengingatkan itu semua hanyalah ilusi. Dalam zona nyaman tak ada kenyamanan, tak ada mukjizat selain mereka yang berani keluar dari selimut tidurnya.

Bagaimana Melatihnya?

Saya ingin mengatakan pada Anda, jangan terburu-buru mengatakan bahwa manusia dewasa tak bisa berubah. Pengalaman saya menemukan banyak orang dewasa yang bisa berubah. Yang tidak bisa berubah itu adalah manusia yang sudah final.

Manusia yang sudah final itu biasanya pikirannya kaku seperti orang mati dan merasa paling tahu. Tentang manusia yang arogan ini bukanlah tugas manusia untuk mengubahnya, biarkan saja Tuhan yang memberikan solusinya. Hanya lewat ujian beratlah mukjizat itu baru terjadi pada mereka.


Prof. Rhenald Kasali adalah Guru Besar Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Pria bergelar PhD dari University of Illinois ini juga banyak memiliki pengalaman dalam memimpin transformasi, di antaranya menjadi pansel KPK sebanyak 4 kali, dan menjadi praktisi manajemen. Ia mendirikan Rumah Perubahan, yang menjadi role model dari social business di kalangan para akademisi dan penggiat sosial yang didasari entrepreneurship dan kemandirian. Terakhir, buku yang ditulis berjudul Self Driving: Merubah Mental Passengers Menjadi Drivers

Sunday, December 28, 2014

Mbolang 4 hari 3 malam Diakhir Tahun 2014 ke Solo-Semarang dan Jogja

Senang sekali rasanya mendapatkan kesempatan dan pengalaman mbolang ke berbagai daerah di Jateng dan jogja. Sebenernya tak sengaja kami (saya dan istri) terpikir untuk melakukan perjalanan terlama dan terjauh untuk mengisi waktu libur akhir tahun ini hanya menggunakan kendaraan bermotor.


Dengan bantuan mbah Google Map dan Google earth, saya dan istri merancang rute perjalanan dan daftar-daftar destinasi yang akan kami kunjungi. Setelah semua tempat didaftar, kami mencatat jarak dan waktu yang dibutuhkan antara 1 destinasi ke destinasi lainnya.









Kali Urang


Air Terjun Umbul Songo


Gunung Ungaran broooo

Berikut rute yang sudah saya catat dan sudah kami kunjungi :
Start Senin Jam 7 pagi dr Blingoh Jepara, lanjut ke purwodadi via Pati, mampir ke Waduk kedung ombo, lalu meluncur ke keraton Surakarta ---- >Masjid Agung ----> pasar Klewer.

Lanjut ziarah sunan Bayat Klaten. Menginap semalam diarea makam Tembayat, Pandanaran. Klaten
Slasa pagi ke Ratu Boko ---> prambanan ---> Masjid Agung Jogja---> ziarah syeh Maulana Magribi --- > parangtritis ----> kraton Jogja ---> Malioboro, Alun2  Selatan Jogja. Menginap di Dekat Alun-alun ---> Taman Sari Jogja ---> Masjid Soko Tunggal

Rabu Pagi, Meluncur Ke Goa Jepang Kali Urang ---> Borobudur Magelang ---> Bermalam Di Kopeng Kab. Semarang,

Kamis pagi Mampir Yumaiho diKecandran Salatiga ---> Ziarah Makam Raden Fatah Demak ---> Blingoh Donorojo Jepara (Home). jam 21.30

Dan berikut destinasi yang dicancel :
1. Gunung Tidar
2. Bandungan


Kesan : Exelent, pengalaman pertama mbolang/touring yang luar biasa berkesan, selain waktunya yang lbh panjang, jg berkesempatan mengunjungi destinasi2 yang blm pernah dikunjungi sebelumnya. semoga Tahun-tahun berikutnya bisa berkunjung ke lebih banyak destinasi/tempat wisata, amin. Mohon doa semua kawan2 yang berkunjung kesini, smoga tahun-tahun berikutnya bisa jalan-jalan ke tempat yang lebih berkesan, amin

Akhirnya Terbongkar Rahasia Dibalik Perintah Orang Tua, Agar Anak-anak Segera Tidur Sore Ditiap Malam Jumat.

Dulu, ketika listrik belum merambah kepelosok desa, ada kebiasaan yang hampir sama disemua daerah.
Anak-anak dilarang tidur terlalu malam alias disuruh tidur sore, dengan berbagai macam alasan.
Ada orang tua yang menakut-nakuti anaknya dengan hal-hal yang berbau mistis atau hal-hal lain yang menyeramkan.

Ternyata semua itu hanya akal akalan saja.
Simak Cerita dibawah ini :
Ma : panggil sang suami.....
Ia pa : jawab sang istri.....
Malam ini malam apa....?
tanya sang suami....
Malam jumat pa.....
Jawab sang istri dengan manja....
Suami : Sekarang jam berapa ma.....?
Istri : jam 9 pa......
Suami : kok anak-anak belum ditidurin....?
Istri : emang mau ngapain pa...?
Suami : malam ini kan malam jumat' kan waktunya sunnah rosul....
Istri : hehe.....ia ya....
Suami : ya sdh sana tidurin, papa tak ngaji dulu. Nanti kalau anak-anak sudah tidur, panggil papa ya....
Istri : beres pa....

Singkat cerita, istri berangkat nidurin anaknya, suami berangkat ambil air wudlu.
Selesai ambil air wudlu, ambil Al Quran, sang suami siap-siap membaca surah Al Kahfi.
A'udzubillahiminasyaithonirrojim...
Bissmillahirrohmaanirrohiim....
Alhamdulillahilladzii anzala 'ala 'abdihil kitaaba walam yaj'al lahu 'iwaja.....
tiba-tiba.....
pa...pa......
Shodaqollaahul'adziim....
selanjutnya,.......
ong....ing.....eng.......

Tuesday, December 16, 2014

Sebab Kenapa Trader Susah Profit Konsisten

Oleh : Diki Damamudin
 
1. Belum Punya Sistem Trading
2. Tidak Konsisten pada Sistem Tradingnya


3. Sistem tradingnya belum Profitable
4. Ingin Seperti Trader lain yang bisa profit SEKIAN PERSEN dalam kurun waktu SEKIAN. atau / Pernah punya pengalaman Profit Besar dlm waktu singkat dan ingin meningkatkan target profitnya.

Apa yang dikerjar oleh Trader agar berhasil di bisnis Trading :
1. PROFIT BESAR DENGAN MODAL KECIL DALAM WAKTU SINGKAT
2. PROFIT KONSISTEN (AKUMULASI PROFIT > AKUMULASI LOSS) dalam kurun waktu tertentu.


Pilihan tersebut datang dari SUDUT PANDANG seseorang tentang Indikator Keberhasilan dalam bisnis Trading Forex. dan Sudut pandang yang salah akan membuahkan Hasil yang buruk.
Hasil Trading yang buruk, disebabkan > Kebiasaan Trading yang Buruk, > disebabkan Tindakan yang buruk, > disebabkan, Sudut Pandang yang keliru.

JADI >>
Untuk memperbaiki hasil trading,
Kita harus memperbaiki Kebiasaan,

Untuk memperbaiki kebiasaan,
Kita harus memperbaiki Tindakan,

Untuk memperbaiki tindakan,
Kita harus memperbaiki SUDUT PANDANG.

SUDUT PANDANG TENTANG
A. Bisnis Trading Forex
B. Indikator Keberhasilan


Kita bahas yang nomor 2.
Indikator Keberhasilan Seorang Trader :
1. Prosentase Profit dari Balance (Profit Besar, dengan Modal kecil dalam
waktu singkat)
2. Konsistensi Profit dalam periode tertentu

Anda bisa saja profit Ribuan Persen dengan modal kecil dalam kurun waktu yang singkat, namun hal ini akan membuat Psikologi trading Kurang baik, dalam jangka panjang anda akan gagal membentuk mental INVESTOR, (INVESTOR : KAYA TANPA HARUS BEKERJA / Passive Income). Kenapa?
Karena, Strategi Profit Besar dengan Modal Kecil dalam Waktu Singkat melibatkan Resiko yang Besar, (Resiko sebanding dengan profit yang ingin diraih). dalam hal ini anda Mengandalkan Profit dan menggantungkan Loss pada BESARNYA VOLUME (LOT) dan BANYAKNYA JUMLAH OP.
Resiko yang besar berani anda tanggung karena memang Balance Anda Kecil, sehinga anda BERANI. 

akan menjadi masalah ketika.
1. Anda Ingin bermain dengan BALANCE yang besar.
2. Anda Memiliki Peluang mengelola Balance Besar. (dapat investor / jadi Fund Manager / pengelola Akun Pamm).


bertahun tahun kita habiskan waktu untuk mencari profit besar dalam waktu singkat. padahal CEPAT ATAU LAMBAT, jika anda ingin serius di bisnis trading, dan ingin jadi TRADER KAKAP. Anda terpaksa harus :
1. Belajar Sabar Menunggu Profit
2. Belajar Mengambil Resiko Sekecil Mungkin. (Kaitannya dengan Momentum OP / Sabar menunggu open Posisi)


Ada seorang yang pernah profit diatas 5000 % dalam 3 hari. dia tunjukan trading statmentnya pada saya.
dan ketika saya tanya
"apakah dalam periode waktu per 3 hari berikutnya ente mampu meraih profit diatas 1000 persen secara konsisten?" dia diam dan sampai sekarang belum menjawab.
oh berarti yg demikian itu adalah LUCK.
Jika dalam bisnis anda hanya berpatokan pada LUCK / EBERUNTUNGAN. kapan anda akan menjadi PEBISNIS TULEN, PUNYA MENTAL BISNIS, kemudian NAIK KE MENTAL INVESTOR?

Adakah ILMU yang mampu membuat "LUCK" Menjadi Faktor Keberhasilan dalam Bisnis?
ADA, tapi hal tersebut Beresiko, resikonya bukan pada Uang, tapi pada Mental.
Pernah denger toh PENGUSAHA KAYA BUNUH DIRI TERJUN DARI LANTAI SEKIAN?.. ya mereka itulah yang mampu mengumpulkan uang banyak dan cepat tapi gak memiliki Stabilitas Emosi.

Anda boleh saja mengejar Skill Profit Ribuan Persen per hari. tapi saya jamin Mental anda akan selalu terguncang. he..he..
so bagaimana agar trading membahagiakan?
anjuran saya kejarlah Skill MENGKONSISTENKAN PROFIT.
(Membuat Akumulasi Profit lebih banyak dari Akumulasi Loss)

Contoh :
- Anda sudah mampu menganaisa dimana High Probability Price to Open Position.
- Anda punya Formula menciptakan akumulasi Profit Loss Ratio 2:1
(Misal dari 9 kali OP anda Profit 6 x dan Loss 3x)
- kemudian dari Analsia, Strategi, dan Formula tersebut didapatlah kesimpulan : PROFIT KONSISTEN 10% Perbulan.

dengan menyandang status "TRADER WITH 10% PROFIT A MONTH"
anda akan mendapatkan berapapun NOMINAL UANG yang anda butuhkan.
Anda mau uan 10 juta perbulan? tradinglah dengan balance 100jt
Mau 100 juta perbulan? tradinglah dengan balance 1m.

Nah jika ingin naik kelas, Anda tinggal belajar lagi. belajar bagaimana caranya meningkatkan 10% perbulan jadi konsisten 20% perbulan dst.
dengan demikian anda mampu HIDUP BAHAGIA SEBAGAI TRADER dan dapet 10juta perbulan, dengan balance 100 juta misalnya...
di sisi lain ada teman anda yang SPORT JANTUNG tiap detik untuk mencapai 10 juta sebulan dengan modal 1 juta atau kurang. dan demikian di bulan bulan seterusnya. teman anda akan selalu sport jantung setiap detiknya.

LOH TAPI KAN BUTUH MODAL BESAR? !!!!
Sssssttt... Jika Anda mampu Konsisten Profit 10% saja perbulan. ada 1001 jalan untu mendapatkan balance 100jt bahkan 1M jika anda mau.

Sekarang tinggal Pilih Mau Berhasil menjadi Trader dengan Jalan Seperti apa... .
yg perlu diingat : Bahagia tidak selalu melulu soal uang / Profit. itupun tujuan hidup anda adalah Bahagia... tapi jika tujuan hidup anda adalah PUNYA UANG SEBANYAK-BANYAKNYA.. ya sah sah saja.. 

Kesimpulannya :
1. ANDA TIDAK AKAN PERNAH BISA JADI SEPERTI TRADER LAIN YANG ANDA KAGUMI. (pada akhirnya dunia trading forex menuntut anda untuk jadi diri sendiri dan Punya Sistem Trading Sendiri).
2. TRADER ADALAH PROFESI. Seperti halnya Profesi lain dalam kehidupan sehari hari. ada yang jadi dosen, ada yang jadi artis, ada yang jadi dokter, ada yang jadi politikus. yap memang siapapun berhak MENGINGINKAN BERPROFESI APA. tapi ingat :
- Tidak semua orang COCOK jadi dosen
- Tidak semua orang COCOK jadi artis
- tidak semua orang COCOK jadi dokter
- tidak semua orang COCOK jadi politikus, dan
- TIDAK SEMUA ORANG COCOK JADI TRADER.

______________________________________________________
TEORI / PEPATAH / WEJANGAN / PETUAH dalam dunia TRADING BISA SAJA BENAR DAN SALAH (TERGANTUNG SUDUT PANDANG DAN YANG MEMANDANG)
"KESERAKAHAN DALAM TRADING" Bisa benar dan bisa salah tergantung Siapa Anda dan Dari Sudut pandang mana anda melihat
"TULISAN INI" Bisa benar dan bisa salah. tergantung Siapa Anda dan dari Sudut pandang mana anda melihatnya #Traderprofitkonsisten

Monday, December 01, 2014

Syndrome 'Menunda-nunda' Kumat Lagi

Beberapa bulan terakhir saya merasakan ada sebuah kebiasaan buruk yang kembali hadir dalam keseharian. Dan beberapa minggu terakhir saya berfikir keras untuk mengatasinya, apa kebiasaan itu? yupz benar sekali, penyakit 'menunda-nunda'. Setelah difikir-fikir banyak kerjaan yang terbengkalai, numpuk dimana-mana bahkan sering lupa dengan apa yang segera saya ingin lakukan, padahal belum sampai setengah jam, hmm ini akhibat syndrome 'menunda-nunda'.

Sebenarnya tidak hanya menunda-nunda, tapi juga karena terlalu banyak pertimbangan dan juga karena takut dikomentari orang-orang, ini yang membuat saya justru semakin jauh dari target. Semoga segera bisa diidentifikasi dan dicarikan solusi, sehingga penyakit ini bisa dibasmi.

Contoh kecil, dibawah ini adalah draf sebuah postingan yang sudah saya ketik sekitar 3 minggu lalu, sampai saat ini masih nongkrong didraf, kalo dipikir-pikir, benar-benar sudah perlu direvolusi, khususnya mental penunda-nunda :)
5 Draf  masih nangkring diruang redaksi :( memprihatinkan

Terakhir, pesan saya kepada kawan-kawan dan saya sendiri, jangan buat kebiasaan jelek ini, karena kalau sudah mendarah daging susah sekali membasminya, Salam Sukses buat semuanya !

Friday, November 28, 2014

Presidenku Musuhnya di DPR RI Banyak Sekali

Belum sebulan menjabat, DPR RI terus berusaha menggoyang dan mencari celah untuk melengserkan Presidenku Jokowi. Dari minggu-minggu awal, pucuk-pucuk pimpinan DPR produk MD3 Revisi KMP, sudah bisa dilihat gelagatnya dalam meperlihatkan sikapnya yang anti pemerintahan Jokowi. Apapun yang dilakukan Jokowi bagi mereka selalu dianggap salah dan kurang pro rakyat, terlihat jelas saat penangkapan tukang sate, Fadli Zon seolah dibarisan terdepan untuk melakukan pembelaan, bahkan memberikan santunan 35 juta, bantuan yang cukup fantastis bagi seorang penjual sate.

Tanggal 18 November lalu Presiden melakukan pengurangan subsidi sebesar 2000 rupiah, inipun dijadikan sebuah senjata untuk melakukan serangan terhadap Jokowi, mereka ramai-ramai menggalang hak interpelasi (hak bertanya), walau hanya hak bertanya, gelagat mereka sudah bisa kita baca, bahwa mereka sedang mencari-cari kesalahan eksekutif, padahal DPR sama sekali belum melakukan pekerjaan rumahnya, dari mulai dilantik sampai saat ini mereka cuma rebutan kursi dan alat kelengkapan, sunggu memprihatinkan DPR priode ini.

Hingga saat ini banyak pendukung KMP atau pendukung prabowo belum bisa move on, untuk menerima bahwa presiden mereka adalah Jokowi, ini terbukti dari beberapa komen diFB, ketika itu memberitakan tentang kebaikan Jokowi, mereka berat sekali untuk sekedar mengakui, apalagi suruh mengucapkan kata pujian, jangan harap deh.

Saat subsidi BBM dikurangi, dan harga premium naik menjadi 8.500 rupiah, merekapun kompak melakukan posting dan komen-komen negatif seolah mereka berkata "coba pilih prabowo, BBM gak bakalan dinaikin". beberapa ulasan logis pernah saya baca disinipun mengatakan bahwa merek susah sekali menerima kekalahan, dan seperti belum legowo untuk mengakui bahwa pemenangnya adalah Jokowi Presiden RI.
 
Di akhir artikel ini saya berharap dan berdoa semoga mereka para pimpinan dan anggota DPR RI segera diberikan kesadaran, untuk segera bekerja dengan sungguh-sungguh mendukung program-program pro rakyat dari Presiden Jokowi, amin

Monday, August 25, 2014

Selamat Datang Presiden Idolaku Semoga Indonesia Maju


Sebagai pendukung tulen, melalui blog pribadi ini saya ingin mengucapkan Selamat buat pak Joko Widodo sebagai presiden ke-7 Indonesia. Selamat datang presiden baru Indonesia, semoga Indonesai semakin maju, semakin hebat dan koruptor semakin menipis, bahkan terkikis habis.

Ada yang unik pada pilpres kali ini, selain karena partisipasi pemilih yang meningkat, juga karena capres nomor urut satu (Prabowo-Hatta) susah banget untuk bersikap legowo dalam menerima kekalahan.

Terus terang, untuk pilpres dari 3 kali pilpres semenjang 2004, baru kali ini saya tergerak untuk nyoblos, dan tergerak untuk blak-blakan soal pilihan saya ke khalayak ramai, dari sosmed maupun lingkungan sekitar.

watak prabowo terbuka jelas, saat dia menolak hasil beberapa Quick Count kredibel yang selama ini terbukti beda tipis, baik di pilpres sebelumnya maupun dipilkada2.

Berikutnya, setelah Quick Count dia mengomandoi sekitar 4 QC (Quick Count) untuk memenangkan dia, Prabowo menyatakan bahwa QC gak bs dipercaya, tunggu ketetapan KPU, nah saat ketetapan hasil pilpres 21 Juli 2014, Prabowo tidak bisa menerima hasil ketetapan KPU, dan milih untuk melakukan gugatan ke MK. dan setelah 21 Agustus Kemarin akhirnya prabowo dg terpaksa mengakui keputusan MK.

Saat ini, Jokowi mulai dikawal paspampres, karena resmi ditetapkan sebagai presiden terpilih, doa saya semoga Indonesia memiliki harapan besar untuk Indonesia Hebat, amin

Monday, August 11, 2014

Menolak Undangan Lamaran Mengajar di MTS Kembang

Rasanya lama banget gak posting diblog kesayangan ini, gak tahu kenapa agak males ngetik-ngetik sekarang, hehe

tapi jangan khawatir, karena kedepan saya akan sering posting lagi, minimal seminggu sekalilah :D

Kali ini saya posting tentang cerita-cerita unik yang saya alami belakangan ini, baik kisah pribadi, maupun cerita bersama keluarga dan istri.

Pada lebaran tahun ke-2 sejak pernikahan saya dengan istri, ada hal yang membuat saya dilema dengan keadaan yang saya hadapi, dimana saya dihadapkan dengan pilihan berat yang sebelumnya belum pernah saya hadapi.

setelah setahun bersama Warda (setingkat MTs) Darul Musyawarah, tahun ini Alhamdulillah saya ikut bergabung dengan SMK Fadlun Nafis, walaupun sementara ini saya dapat bagian ngajar di Diniah, saya bersyukur dapat ambil bagian disekolah yang baru beroperasi tahun ajaran ini (2014/2015)

Nah disaat 2 saya berjalan didua sekolah ini, lebaran ke-2 lalu saya dapet panggilan dari lamaran yang telah saya titipkan ke Etty beberapa minggu sebelumnya. sontak saya kaget, seneng, dilema, campur aduk deh. Sempet diiming-imingi Etty bisa langsung ngajar 5 hari, siap dapat sertifikasi dan tunjangan yang lainnya. karena terlihat bingung dan bimbang saya diksh kesempatan berfikir dan mempertimbangkan untuk bergabung disekolah ini.

Setelah saya berdiskusi dan berfikir lama, saya akhirnya memutuskan untuk menolak kesempatan ini, disamping karena saya telah ngajar di SMK Fadlun Nafis, dan Darul Musyawarah, saya mengukur kemampuan saya sendiri, baik secara fisik maupun akademi. karena jika saya ikut bergabung, saya akan langsung mempersiapkan akreditasi, dan ngajar 5 harian, yang jelas, fisik akan mengeluh karena kerjaan tambah banyak. dan terpenting, karena dg bergabung di MTS tersbut waktu saya trading akan smakin sedikit, dan impian saya sukses didunia trading akan semakin menipis, maka dari itu saya bulat memutuskan untuk menolak panggilan ini. Semoga keputusan ini mendapat ridho dari-Nya, amin. dan semoga kemampuan saya dalam bertrading semakin mantap dan semakin mahir, amin.

Saturday, August 09, 2014

HASIL RISET BELASAN RIBU MILYUNER

Lebih dari 80% miliuner di Amerika adalah dari generasi pertama. Inilah 4 poin penting yang didapatkan dari survey terbesar yang dilakukan pada kelompok miliuner mengenai bagaimana kebiasaan dan pola hidup kebanyakan miliuner :


  •  Kebanyakan mereka adalah pelaku bisnis yang tinggal di kotayang sama sepanjang hidupnya sebagai orang dewasa ( biasanya punya pabrik kecil, rangkaian toko, atau perusahaan jasa)
  • Menikah sekali
  • Tinggal di lingkungan tetangga yang kekayaannya jauh lebih sedikit
  • Mengumpulkan kekayaannya atas usaha sendiri


RAHASIA TERUNGKAP! BAGAIMANA MILYUNER MENGUMPULKAN KEKAYAANNYA!


  1. Mereka hidup di bawah kemampuan
  2. Mereka adalah investor
  3. Mereka percaya bahwa keamanan keuangan lebih penting daripada status sosial
  4. Orangtua mereka tidak memberikan tunjangan ekonomi
  5. Anak-anak mereka yang sudah dewasa memiliki IQ kemandirian yang hebat
  6. Mereka memiliki mindset KELIMPAHAN
  7. Mereka bekerja dan bersenang-senang 


RAHASIA MILYUNER 1: MEREKA HIDUP DI BAWAH KEMAMPUAN

Di buku The Millionaire Next Door ditemukan rahasia yang mencengangkan, yaitu mereka yang disebut orang sebagai para miliuner, tinggal di perumahan elit, memiliki pendapatan tinggi, jabatan tinggi, ternyata hanya memiliki kekayaan yang rendah. Bahkan penelitan pada orang kaya yang berada pada urutan 20% paling kaya dari kelompok miliuner ternyata hanya memiliki kekayaan bersih senilai kurang dari $150.000. Data ini sangat mengejutkan, tidak sesuai dengan anggapan orang Kebanyakan selama ini.
Akhirnya mereka yang benar-benar miliuner sejati dikumpulkan dalam sebuah jamuan makan besar. Seorang wakil direksi perusahaan jasa keuangan yang besar memberi komentar yang menarik :

“ Orang-orang ini pasti bukan miliuner! Mereka tidak tampak seperti miliuner, mereka tidak berpakaian seperti miliuner, cara makannyapun tidak seperti miliuner, bahkan mereka tidak bertindak seperti layaknya miliuner – bahkan mereka tidak terkenal sebagai miliuner. “



Nah, di mana orang-orang yang mirip miliuner? Mereka tidak datang ke pesta ini, karena mereka tidak lolos kualifikasi miliuner.
Para miliuner sejati hanya memakai jam tangan kurang dari $500. Hanya beberapa dari mereka yang memakai mobil mewah impor dan menggunakan jas lebih dari $1000. Penampilan ternyata menyesatkan. Orang kaya tidak peduli dengan gengsi dan anggapan orang sekitarnya. Orang kaya lebih tertarik terus meningkatkan kemakmuran finansial mereka.


RAHASIA MILYUNER 2: MEREKA ADALAH INVESTOR

Para miliuner ini banyak yang tidak memiliki penghasilan yang terlalu besar. Mereka secara teratur membeli investasi. Orang kebanyakan membeli barang-barang mewah, seperti mobil, pakaian mewah, rumah mewah, dsb. Barang-barang yang dibeli ini semakin lama harganya semakin murah. Para miliuner membelanjakan uangnya untuk membeli investasi seperti saham, obligasi, property yang menghasilkan, dsb. Setiap membelanjakan uangnya para miliuner menjadi semakin kaya, dan akhirnya menjadi miliuner.
Para miliuner menjadi miliuner karena merencanakan waktu, energi dan uangnya. Mereka menjadi miliuner dengan sengaja, bukannya lahir sebagai miliuner. Mereka membangun kebiasaan untuk memiliki aset yang terus semakin besar.


RAHASIA MILYUNER 3: KEAMANAN KEUANGAN LEBIH PENTING DARIPADA GENGSI
  
Para miliuner tinggal di lingkungan yang tingkat ekonominya jauh lebih rendah. Para miliuner tidak memiliki keinginan untuk bersaing dengan yang lain. Mereka lebih tertarik untuk mempersiapkan masa depan finansial mereka. Para miliuner memiliki rencana dan tujuan keuangan yang begitu jelas dan terukur. Mereka secara disiplin mengikuti rencana kesuksesan keuangan mereka. Para miliuner berpikir menjadi miliuner setiap hari, mereka memutuskan menjadi miliuner setiap hari, dan mereka menjadi miliuner.


RAHASIA MILYUNER 4 : ORANGTUA MEREKA TIDAK MEMBERI TUNJANGAN EKONOMI

 Penelitian menunjukkan bahwa 80% miliuner adalah generasi pertama. Sebagian besar mereka lahir di keluarga yang mengalami kesulitan finansial. Para miliuner memiliki pola pikir yang benar yang sebagian besar mereka mempelajari dari mengamati kesalahan pengelolaan keuangan dan sikap orang tua mereka sebelumnya. Kesimpulannya adalah para miliuner menjadi miliuner karena mereka memutuskan untuk menjadi miliuner. Miliuner adalah kebiasaan, bukan sekedar pertunjukan harta benda agar mendapat kekaguman dari masyarakat.
 Penelitian lebih lanjut menemukan bahwa setiap seratus orang yang memulai dari nol bahkan minus ternyata menjadi miliuner. Sementara ini hanya satu orang dari keluarga miliuner yang tetap menjadi miliuner.
Kebanyakan orang yang mendapatkan warisan kekayaan besar dari orang tuanya ketika berumur di atas 17 tahun, akan menghabiskannya hanya dalam waktu 3 tahun. Biasanya malah mereka akan terjerumus dalam hutang atau problem kekuangan yang rumit, bakan mendapat masalah dalam keluarga.


RAHASIA MILYUNER 5 : ANAK-ANAK MEREKA MANDIRI

 Para miliuner sejati mengajarkan anak-anak mereka untuk memiliki kehidupan yang sederhana dan menghargai keuangan. Mereka mengajarkan pola pikir memberi, menjadi dermawan, dan bertanggungjawab memenuhi kebutuhan keluarga. Untuk itu mereka melatih sikap untuk mandiri dan cerdas mengelola keuangan. Para miliuner sejati mengajarkan anak mereka untuk tidak bergantung kepada orang tuanya. Anak-anak mereka harus memulai sendiri kerajaan finansial mereka. Dengan demikian mereka secara otomatis menjadi miliuner. Orangtua mereka mewariskan pengetahuan dan keahlian keuangan sukses, daripada mewariskan uang. Uang bisa habis, tapi pengetahuan dan keahlian akan terus meningkat, apalagi mereka telah mempelajarinya di usia yang masih sangat muda.


RAHASIA MILYUNER 6: MEREKA PANDAI MELIHAT PELUANG

 Pola pikir yang benar membuat para miliuner sangat mudah melihat peluang di manapun mereka berada. Peluang sebenarnya berlimpah ruah dan berada dimana-mana, namun yang terpenting adalah kemampuan melihat peluang. Dengan memiliki pola pikir berkelimpahan, para miliuner bisa melihat peluang di mana saja, kapan saja. Orang rata-rata tidak bisa melihat peluang tersebut. Bahkan ketika ekonomi memburuk, pasar saham ambruk, nilai properti jatuh, para miliuner bisa melihat peluang dan menjadi semakin kaya.


RAHASIA MILYUNER 7 : BEKERJA ADALAH BERMAIN

Pada buku best seller “Sinergi 3 Otak”, dibahas rahasia menjadi genius di bidang apapun, bisa di pelajaran di sekolah ataupun genius di bidang finansial. Bill Gates pernah diwawancarai,  perhatikan wawancara menarik ini :

Wartawan : “Mengapa anda masih sering bekerja 18 jam sehari, bukankah anda sudah menjadi orang terkaya di dunia?”

Bill Gates : “Hah, apa maksud Anda? Saya tidak pernah bekerja.”

Bill Gates memiliki kekayaan yang tidak akan habis mungkin sampai 700 keturunannya. Bayangkan ketika tahun 1989 saja pendapatan Bill Gates adalah delapan kali lipat pendapatan negara Brunei. Yang menarik dari wawancara tersebut adalah Bill Gates telah membuka rahasia
suksesanya, yaitu “Ia tidak pernah bekerja”. Bill Gates begitu menyenangi apa yang dia lakukan, ia bersenang-senang. Tidak ada orang yang Kebanyakan main. Sangat biasa orang main sampai lupa waktu, bahkan anak-anak menyukai main. Para miliuner di dunia melakukan pekerjaan mereka seperti bermain, mereka menyukai apa yang mereka lakukan dan sangat wajar mereka sukses.
close
SELAMAT DATANG DI PORTAL PRIBADI HASAN EFENDI,
SUKSES BUAT ANDA HP :085311908325 BB : 554D7243